Contoh Cerpen "Belajar dan Terus Belajar" Karya Maryadi Hikmah

 BELAJAR DAN TERUS BELAJAR

MARYADI HIKMAH

(SMA Negeri 1 Puding Besar, Bangka)

Kini kakiku sudah mempunyai tujuan. Melangkah menuju sekolah hijau yang berada di puncak bukit. Sekarang langkah kakiku sangat ringan karena aku dapat melihat senyuman teman-teman yang memiki impian yang besar. Senyuman yang mengobati semua rasa sakit yang ku rasakan saat ini. 

Aku masih ingat pada saat itu, semua penolakan yang diberikan oleh orang tuaku yang kurang mengerti akan pentingnya pendidikan dan indahnya menghargai perbedaan. Aku seorang laki-laki yang tak tahu apa tujuannya pendidikanku saat ini dan tidak tahu bagaimana caranya untuk “ sukses di masa depan” yang pernah aku dengar dari temanku. Saat itu, aku mengerjakan tugas Bahasa Indonesia. Aku mulai terdiam dan berfikir. Tiba-tiba seorang guru menghampiriku yang disapa kami sekelas dengan nama ibu Nurul. Ia pun bertanya “ Nak mengapa kamu belum mengerjakan tugas cerpenmu?”. Akupun terdiam dan aku pun menjawab “ Maaf bu saya bukan tidak mau mengerjakan tugas yang diberikan ibu”. Seketika aku berpikir bahwa tidak ada yang tidak mungkin selagi ada usaha. Aku pun terus berusaha untuk  belajar dan terus belajar. 

Waktupun berlalu dengan semestinya. Dalam pelajaran lainnya pun aku di tegur oleh guru karena tugas yang diberikan guru belum selesai aku kerjakan. Rasa sakit yang kurasakan semakin perih. Aku terdiam sejenak, lalu menatap indahnya seenyuman teman-temanku yang dilihat dari raut wajahnya seperti tidak ada kendala. Senyumannya pun membawaku ke pikiran yang lebih relaks. Seakan-akan akupun tersenyum dengan sendiriny. Saat melihat teman-temanku tertawa. Semakin hari keluhan yang aku rasakan semakin berkurang dan sedikit demi sedikit aku mulai tugas yang belum tuntas. Saat itu pun aku selalu mengerjakan tugas yang diberikan guru. Saat aku memiliki keluhan aku pun mengingatkan diriku untuk selalu tersenyum. Karena aku tahu bahwa obat yang paling ampuh adalah tersenyum. 

Hari minggu pun sudah berlalu. Akupun berangkat kesekolah dengan kendaraan roda dua yang di kendarai oleh temanku. Setelah sampai ditempat menuntut ilmu kami langsung mengadakan rutinitas kami yaitu upacara bendera. Setelah selesai kegiatan ini kami tidak diperbolehkan bubar karena pengumuman hasil siswa berprestasi akan dilaksanakan. Dan akupun berbicara kepada temanku yang biasa disapa dengan Si Bro. akupun berkata “ Bro kenapa kita tidak bisa seperti mereka?”. Dan Si Bro pun menjawab “ Jangan pernah menjadi orang lain, jadilah dirimu sendiri dan percayalah Allah pasti sudah merencanakan yang terbaik untuk hamba-hambanya. Kita hanya perlu berusaha lebih giat lagi agar bisa menjadi lebih baik kedepannya. Mungkin saja cara belajar kita kurang efektif.” Lalu kami pun tersenyum dan kembali melihat pengumuman siswa yang berprestasi serta berharap suatu saat nanti kami bisa seperti mereka. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PROPOSAL KEGIATAN; PERENOVASIAN LAPANGAN BULUTANGKIS DI DESA LABU

KUMPULAN LOGO SEKOLAH BANGKA BELITUNG

MAKALAH "NARKOBA ;Pengertian, jenis, dampak"