Makalah Bounce Pass pada Bola Basket
MAKALAH BOUNCE PASS
KATA PENGANTAR
Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam, atas segala rahmat dan hidayahnya yang telah dilimpahkan kepada kita semua, karena dengan izin-Nya-lah semua usaha dan pekerjaan yang kita lakukan dapat terselesaikan dengan baik dan sempurna. Dan tentunya dengan karunia-Nya jualah saya dapat menyelesaikan penulisan Makalah ini tepat pada waktunya.
Dalam penulisan makalah ini saya menyadari bahwa terdapat banyak kekurangan dan kesalahan, untuk itu kritik dan saran sangat saya harapkan untuk penulisan makalah selanjutnya bisa lebih baik lagi.
Dan terakhir penulis berharap, mudah- mudahan makalah ini dapat bermanfaat dan berguna sebagai sumber ilmu bagi yang membacanya dan dapat dijadikan bahan referensi. Apabila ada kesalahan penulisan saya mohon maaf dan saya ucapkan terima kasih.
Penulis
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 LATAR BELAKANG
Pengertian Passing Dalam Permainan Bola Basket Menurut Para Ahli. Bola Basket adalah permainan bola yang di lakukan oleh dua tim yang masing-masing beranggotakan 5 pemain. Dalam permaianan bola basket dikenal 6 teknik dasar, salah satunya adalah teknik passing atau teknik mengoper bola. Kali ini akan di bahas mengenai pengertian passing dalam permainan bola basket menurut para ahli. Menurut Wissel Hal, Bola basket adalah olahraga untuk semua orng. Permainan ini dimainkan oleh dua tim masing-masing beranggotakan lima orang. Untuk menjadi seorang pemain bola basket yang lengkap sangat penting menguasai teknik lay up, teknik loncat, serta tembakan kaitan dan quick release set shot.
Namun yang akan kita bahas di sini adalah mengena teknik passing/mengoper atau mengumpan. Di sini akan dijelaskan mengenai pengertian passing secacara generl, macam-macam passing dan pengertiannya dalam permainan bola basket serta teknik-teknik melakukannya. Pengertian Passing Secara General Dalam Permainan Basket
Passing dengan kata lain adalah mengoper atau mengumpan. Passing merupakan salah satu dari 6 teknik dasar permainan bola basket, yaitu mengoper bola dengan satu tangan ke arah teman. Saat Passing sikap tangan membentuk mangkok besar. Sementara, bola berada di antara kedua telapak tangan dengan posisi telapak tangan melekat di samping bola agak ke belakang dan jari-jari terentang melekat pada bola. Posisi Ibu jari terletak dekat dengan badan di bagian belakang bola yang menghadap ke arah tengah depan. Posisi kedua kaki membentuk kuda-kuda dengan salah satu kaki di depan. Posisi badan sedikit condong ke depan dan lutut rileks
1.2 RUMUSAN MASALAH :
Bagaimana cara melalukan passing?
Bagaimana cara melakukan bounce pass?
1.3 TUJUAN :
Mengetahui cara melakukan passing
Mengetahui cara melakukan bounce pass
BAB II
ISI
1. SEJARAH
Sejarah perkembangan Basket dianggap sebagai olahraga unik karena diciptakan secara tidak sengaja oleh seorang guru olahraga. Pada tahun 1891, Dr. James Naismith., seorang guru Olahraga asal Kanada yang mengajar di sebuah perguruan tinggi untuk para siswa profesional di YMCA (sebuah wadah pemuda umat Kristen) di Springfield, Massachusetts, harus membuat suatu permainan di ruang tertutup untuk mengisi waktu para siswa pada masa liburan musim dingin di New England.Terinspirasi dari permainan yang pernah ia mainkan saat kecil di Ontario,Naismith menciptakan permainan yang sekarang dikenal sebagai bola basket pada 15 Desember 1891.
Menurut cerita, setelah menolak beberapa gagasan karena dianggap terlalu keras dan kurang cocok untuk dimainkan di gelanggang-gelanggang tertutup, dia lalu menulis beberapa peraturan dasar, menempelkan sebuah keranjang di dinding ruang gelanggang olahraga, dan meminta para siswanya untuk mulai memainkan permainan ciptaannya itu.
Pertandingan resmi bola basket yang pertama, diselenggarakan pada tanggal 20 Januari 1892 di tempat kerja Dr. James Naismith.Basket ball(sebutan bagi olahraga ini dalam bahasa Inggris), adalah sebutan yang digagas oleh salah seorang muridnya. Olahraga ini pun menjadi segera terkenal di seantero Amerika Serikat. Penggemar fanatiknya ditempatkan di seluruh cabang YMCA di Amerika Serikat. Pertandingan demi pertandingan pun segera dilaksanakan di kota-kota di seluruh negara bagian Amerika Serikat.
Pada awalnya,setiap tim berjumlah sembilan orang dan tidak ada dribble,sehingga bola hanya dapat berpindah melalui pass (lemparan). Sejarah peraturan permainan basket diawali dari 13 aturan dasar yang ditulis sendiri oleh James Naismith. Aturan dasar tersebut adalah sebagai berikut.
Bola dapat dilemparkan ke segala arah dengan menggunakan salah satu atau kedua tangan.
Bola dapat dipukul ke segala arah dengan menggunakan salah satu atau kedua tangan, tetapi tidak boleh dipukul menggunakan kepalan tangan (meninju).
Pemain tidak diperbolehkan berlari sambil memegang bola. Pemain harus melemparkan bola tersebut dari titik tempat menerima bola, tetapi diperbolehkan apabila pemain tersebut berlari pada kecepatan biasa.
Bola harus dipegang di dalam atau diantara telapak tangan. Lengan atau anggota tubuh lainnya tidak diperbolehkan memegang bola.
Pemain tidak diperbolehkan menyeruduk, menahan, mendorong, memukul, atau menjegal pemain lawan dengan cara bagaimanapun. Pelanggaran pertama terhadap peraturan ini akan dihitung sebagai kesalahan, pelanggaran kedua akan diberi sanksi berupa pendiskualifikasian pemain pelanggar hingga keranjang timnya dimasuki oleh bola lawan, dan apabila pelanggaran tersebut dilakukan dengan tujuan untuk mencederai lawan, maka pemain pelanggar akan dikenai hukuman tidak boleh ikut bermain sepanjang pertandingan. Pada masa ini, pergantian pemain tidak diperbolehkan.
Sebuah kesalahan dibuat pemain apabila memukul bola dengan kepalan tangan (meninju), melakukan pelanggaran terhadap aturan 3 dan 4, serta melanggar hal-hal yang disebutkan pada aturan 5.
Apabila salah satu pihak melakukan tiga kesalahan berturut-turut, maka kesalahan itu akan dihitung sebagai gol untuk lawannya (berturut-turut berarti tanpa adanya pelanggaran balik oleh lawan).
Gol terjadi apabila bola yang dilemparkan atau dipukul dari lapangan masuk ke dalam keranjang, dalam hal ini pemain yang menjaga keranjang tidak menyentuh atau mengganggu gol tersebut. Apabila bola terhenti di pinggir keranjang atau pemain lawan menggerakkan keranjang, maka hal tersebut tidak akan dihitung sebagai sebuah gol.
Apabila bola keluar lapangan pertandingan, bola akan dilemparkan kembali ke dalam dan dimainkan oleh pemain pertama yang menyentuhnya. Apabila terjadi perbedaan pendapat tentang kepemilikan bola, maka wasitlah yang akan melemparkannya ke dalam lapangan. Pelempar bola diberi waktu 5 detik untuk melemparkan bola dalam genggamannya. Apabila ia memegang lebih lama dari waktu tersebut, maka kepemilikan bola akan berpindah. Apabila salah satu pihak melakukan hal yang dapat menunda pertandingan, maka wasit dapat memberi mereka sebuah peringatan pelanggaran.
Wasit berhak untuk memperhatikan permainan para pemain dan mencatat jumlah pelanggaran dan memberi tahu wasit pembantu apabila terjadi pelanggaran berturut-turut. Wasit memiliki hak penuh untuk mendiskualifikasi pemain yang melakukan pelanggaran sesuai dengan yang tercantum dalam aturan 5.
Wasit pembantu memperhatikan bola dan mengambil keputusan apabila bola dianggap telah keluar lapangan, pergantian kepemilikan bola, serta menghitung waktu. Wasit pembantu berhak menentukan sah tidaknya suatu gol dan menghitung jumlah gol yang terjadi.
Waktu pertandingan adalah 4 quarter masing-masing 10 menit
Pihak yang berhasil memasukkan gol terbanyak akan dinyatakan sebagai pemenang.
Pada Agustus 1936, saat menghadiri Olimpiade Berlin 1936, ia dinamakan sebagai Presiden Kehormatan Federasi Bola Basket Internasional.
Terlahir sebagai warga Kanada, ia menjadi warga negara Amerika Serikat pada 4 Mei 1925.
Naismith meninggal dunia 28 November 1939, kurang dari enam bulan setelah menikah untuk kedua kalinya.
2. Sejarah Masuknya Permainan Bola Basket Ke Indonesia
Pada tahun 1920-an, gelombang perantau-perantau dari Cina masuk ke Indonesia. Mereka pun membawa permainan basket yang sudah dua dasawarsa dikembangkan di sana. Para perantau itu membentuk komunitas sendiri termasuk mendirikan sekolah Tionghoa. Akibatnya, basket cepat berkembang di sekolah-sekolah Tionghoa. Di sekolah-sekolah Tionghoa itu, bola basket menjadi salah satu olahraga wajib yang harus dimainkan oleh setiap siswa. Tidak heran jika di setiap sekolah selalu ada lapangan basket. Tidak heran juga jika pebasket-pebasket yang menonjol penampilannya berasal dari kalangan ini. Pada era 1930-an perkumpulan-perkumpulan basket mulai terbentuk. Kota-kota besar seperti Jakarta, Surabaya, Bandung, Semarang, Yogyakarta, dan Medan; menjadi sentral berdirinya perkumpulan basket ini.
Usai Proklamasi Kemerdekaan, 17 Agustus 1945, olahraga basket mulai dikenal luas di kota-kota yang menjadi basis perjuangan seperti Yogyakarta dan Solo. Pada PON (Pekan Olahraga Nasional) I (1948) di Solo, bola basket dimainkan untuk pertama kali di level nasional.
Pada tahun 1951, Maladi – salah satu tokoh olahraga nasional, meminta Tonny Wend an Wim latumenten untuk membentuk organisasi basket di Idonesia. Jabatan Maladi waktu itu adalah sekretaris Komite Olimpiade Indonesia (KOI). Atas prakarsa kedua tokoh itu maka pada 23 Oktober 1995 dibentuklah organisasi dengan nama “persatuan Basket seluruh indonesia”. Pada tahun 1955, diadakan penyempurnaan nama sesuai kaidah Bahasa Indonesia.
4. Pengertian Bounce Pass Dalam Bola Basket, Kegunaan Dan Cara Melakukannya. Permainan bola basket terdiri dari beragam aturan dan tata cara yang harus dipahami dan secara patuh dilakukan. Selain itu, pemain juga diharapkan dapat mempelajari teknik dasar bermain supaya dapat mencetak angka sebaik mungkin. Salah satu teknik permainan basket adalah dengan melakukan passing. Passing dalam bola basket bertujuan untuk menghindari atau mengelabui lawan dalam usaha merebut bola. Selain itu, passing juga berguna untuk membuat gerak tipuan dalam upaya melindungi bola. Ada banyak jenis passing dalam bola basket seperti: baseball pass, chest pass, hook pass, over head pass dan bounce pass. Beragam jenis passing tersebut dilakukan dengan melihat situasi dan kondisi pada arena pertandingan yang tengah berlangsung.
Bounce pass sendiri merupakan teknik passing yang dilakukan dengan cara melempar bola pada teman satu tim dengan memantulkannya pada lantai. Passing ini dilakukan dengan memantulkan bola untuk rekan satu tim dengan jarak pantul 2/3.
Cara melakukan bounce pass
Dalam melakukan operan ini, diperlukan teknik dasar yang baik supaya bola dapat mendarat dengan aman pada teman. Hal ini tentu dibutuhkan pemahaman yang baik agar mampu melakukan teknik bounce pass dengan baik pula. Berikut ini merupakan teknik melakukan bounce pass yang dapat dilakukan untuk melatih keakuratan dalam mengoper bola:
Tegakkan badan
Posisikan bola di depan dengan siku menekuk di samping badan
Majukan salah satu kaki
Tekuk lutut lalu tumpukan berat badan di andara kedua kaki
Selanjutnya condongkan badan ke arah depan, rilekskan tubuh untuk menjaga keseimbangan
Dorong bola ke lantai dengan sasaran seperempat dari sasaran
Awalan untuk melempar bola dilakukan dengan sedikit menarik bola ke dada. Hal ini dilakukan untuk memperoleh awalan di akhir dengan lecutan pergelangan tangan dan telapak tangan menghadap ke luar
Kegunaan bounce pass dalam bola basket
Bounce pass digunakan untuk mengelabui atau menghindari serobotan bola dari lawan. Teknik ini efektif dilakukan pada saat pemain tengah dihadang oleh tim awan sehingga sulit menuju passing line. Selain itu, operan ini juga efektif digunakan ketika sasaran tengah melakukan backdoor cut.
Teknik bounce pass di atas dapat dilatih secara rutin untuk mendapatkan keahlian dalam mengoper bola pada teman serta melindungi bola dari serobotan pihak lawan.
Hal yang perlu diperhatikan saat melakukan passing adalah:
Timing yang tepat
Lemparan bola harus tepat ke arah teman sehingga terhindar dari serobotan tim lawan
Perasaan
Hindari lemparan yang menyilang
Hal di atas merupakan pertimbangan dalam melakukan passing supaya passing yang dilakukan lebih akurat dan tepat sasaran. Baca juga artikel selanjutnya "teknik dasar cara melakukan chest pass dalam permainan bola basket" dan "pengertian teknik operan dalam bola basket (baseball pass)".
BAB III
PENUTUP
3.1 KESIMPULAN
Pengertian Passing Dalam Permainan Bola Basket Menurut Para Ahli. Bola Basket adalah permainan bola yang di lakukan oleh dua tim yang masing-masing beranggotakan 5 pemain. Dalam permaianan bola basket dikenal 6 teknik dasar, salah satunya adalah teknik passing atau teknik mengoper bola. Kali ini akan di bahas mengenai pengertian passing dalam permainan bola basket menurut para ahli. Menurut Wissel Hal, Bola basket adalah olahraga untuk semua orng. Permainan ini dimainkan oleh dua tim masing-masing beranggotakan lima orang. Untuk menjadi seorang pemain bola basket yang lengkap sangat penting menguasai teknik lay up, teknik loncat, serta tembakan kaitan dan quick release set shot.
Namun yang akan kita bahas di sini adalah mengena teknik passing/mengoper atau mengumpan. Di sini akan dijelaskan mengenai pengertian passing secacara generl, macam-macam passing dan pengertiannya dalam permainan bola basket serta teknik-teknik melakukannya. Pengertian Passing Secara General Dalam Permainan Basket
Passing dengan kata lain adalah mengoper atau mengumpan. Passing merupakan salah satu dari 6 teknik dasar permainan bola basket, yaitu mengoper bola dengan satu tangan ke arah teman. Saat Passing sikap tangan membentuk mangkok besar. Sementara, bola berada di antara kedua telapak tangan dengan posisi telapak tangan melekat di samping bola agak ke belakang dan jari-jari terentang melekat pada bola. Posisi Ibu jari terletak dekat dengan badan di bagian belakang bola yang menghadap ke arah tengah depan. Posisi kedua kaki membentuk kuda-kuda dengan salah satu kaki di depan. Posisi badan sedikit condong ke depan dan lutut rileks
3.2 Saran
Jika Anda datang dari sisi kanan ring, arahkan bola ke sisi kanan persegi pada papan, begitu juga sebaliknya. Titik inilah yang disebut dengan "titik strategis."
Sebelum Anda mulai melakukan lay-up, pastikan lompatan Anda tinggi saat bermain. Jika tidak, bola bisa terbang dengan liar dan bahkan tidak menyentuh ring, sehingga Anda akan malu.
Cobalah melatih langkah kaki tanpa bola terlebih dahulu, agar Anda terbiasa mengaturnya.
Berlatihlah melakukan lay-up di lapangan basket atau taman kota.
Jika Anda kesulitan mengatur lutut dan tangan yang harus digerakkan bersamaan saat menembak, cobalah menaikkan lutut dan tangan pada sisi tubuh yang sama secara berbarengan.
Pastikan Anda tidak melangkah terlalu jauh hingga tepat di bawah ring. Hal ini terkadang terjadi jika Anda berlari terlalu cepat, sehingga tembakan Anda akan meleset.
Kesalahan yang sering terjadi pada saat melakukan lay up di antaranya sebagai berikut.
Langkah pertama terlalu tinggi.
Menerima bola tidak dalam sikap melayang.
Bola tidak dilepaskan pada saat berhenti di udara dan atau lengan tidak diluruskan sehingga pantulan bola menjadi berlebihan.
Pada saat melayang kaki tidak rileks.
Hindari kesalahan kesalahan tersebut untuk dapat berhasil melakukan lay up.
Jangan melakukan lay-up terlalu keras jika tidak ingin bola Anda melewati papan atau tidak mencapai ring.
Daftar Pustaka
Kosasih, Danny. (2008). Fundamental Basketball First Step to Win.Semarang: KarangTuri Media
Abdin, Arkos. (1999). Bolabasket Kembar.Jakarta: PT Raja Grafindo Persada
Dedy Sumiyarso. (2002). Keterampilan Bolabasket.Yogyakarta : FIK UNY
http://www.coachesclipboard.net/Layup.html

Komentar
Posting Komentar